Green Dharma Bhakti Pertiwi untuk Nusantara Jaya: Wujud Nyata Kepedulian Lingkungan MW Dharma Kerti Kolaka Timur
Madyama Widyalaya (MW) Dharma Kerti Kolaka Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam menanamkan nilai-nilai dharma melalui pelaksanaan kegiatan bertajuk “Green Dharma Bhakti Pertiwi untuk Nusantara Jaya.” Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata implementasi ajaran Hindu dalam menjaga kelestarian alam sebagai bagian dari keharmonisan kehidupan.
Kegiatan Green Dharma ini dilaksanakan dengan penuh semangat kebersamaan dan dihadiri oleh berbagai tokoh penting, di antaranya Pembimas Hindu Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara, Ketua Adat Eka Bhuana, serta perwakilan Parisada Desa Adat Eka Bhuana. Kehadiran para tokoh tersebut menjadi motivasi dan penguat nilai spiritual sekaligus sosial dalam kegiatan yang sarat makna ini.
Pembukaan dan Himbauan Green Dharma
Rangkaian kegiatan diawali dengan penyampaian himbauan oleh Pembimas Hindu Kanwil Kemenag Sultra yang menekankan pentingnya penerapan konsep Green Dharma dalam kehidupan sehari-hari. Dalam penyampaiannya, beliau mengajak seluruh warga sekolah dan masyarakat untuk menanamkan kesadaran menjaga alam sebagai bagian dari pelaksanaan ajaran Tri Hita Karana, yaitu menjaga keharmonisan hubungan manusia dengan Tuhan, manusia dengan sesama, dan manusia dengan lingkungan.
Beliau juga menegaskan bahwa menjaga kelestarian lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan kewajiban bersama seluruh umat manusia sebagai bentuk bhakti kepada Ibu Pertiwi.
Penanaman Pohon sebagai Simbol Kepedulian Lingkungan
Setelah sesi himbauan, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman pohon secara bersama-sama oleh para tamu undangan, guru, tenaga kependidikan, serta peserta didik MW Dharma Kerti Kolaka Timur. Penanaman pohon ini menjadi simbol harapan dan komitmen bersama dalam menjaga keberlangsungan ekosistem serta menciptakan lingkungan sekolah yang hijau dan asri.
Melalui kegiatan ini, peserta didik diajak untuk memahami pentingnya peran pohon dalam menjaga keseimbangan alam sekaligus menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan sejak dini.
Pelepasliaran Satwa Burung
Sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian fauna, kegiatan dilanjutkan dengan pelepasliaran satwa burung ke habitat alaminya. Prosesi ini melambangkan kebebasan, kelestarian, serta keseimbangan alam yang harus dijaga bersama.
Kegiatan pelepasliaran burung juga menjadi sarana edukasi bagi peserta didik untuk memahami pentingnya menjaga keberagaman hayati serta menghindari perburuan dan eksploitasi satwa secara sembarangan.
Bhakti Sosial di Pura Beji
Rangkaian kegiatan Green Dharma ditutup dengan pelaksanaan bhakti sosial di Pura Beji. Seluruh peserta secara bersama-sama melaksanakan kegiatan bersih-bersih area pura sebagai wujud pengabdian dan penghormatan terhadap tempat suci.
Kegiatan bhakti sosial ini tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan dan kesucian pura, tetapi juga menanamkan nilai gotong royong, kebersamaan, serta kepedulian terhadap lingkungan spiritual umat Hindu.
Menanam Nilai Dharma untuk Masa Depan
Melalui kegiatan Green Dharma Bhakti Pertiwi untuk Nusantara Jaya, MW Dharma Kerti Kolaka Timur berharap dapat menumbuhkan kesadaran generasi muda akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sebagai bagian dari pengamalan ajaran dharma.
Kegiatan Green Dharma Bhakti Pertiwi ini sejalan dengan nilai Asta Protas, khususnya dalam menanamkan karakter kepedulian terhadap lingkungan, tanggung jawab sosial, serta penguatan nilai moral dan spiritual dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, kegiatan ini juga mencerminkan implementasi ekoteologi, yaitu ajaran yang menekankan hubungan harmonis antara manusia dengan alam sebagai bagian dari pengabdian kepada Tuhan.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, kepedulian sosial, serta tanggung jawab terhadap alam semesta demi mewujudkan Nusantara yang hijau, lestari, dan harmonis.

0 Komentar